Kemaren sempet jalan2x ke Banyuwangi. Yes, that’s right the place that famous for it’s ‘Voodoo’ thing
just kidding. You can almost find such thing in every city in Indonesia, specially on Java Island cities.
So, I arrived early in the morning by train. Karena masih pagi akhirnya aku diajak jalan2x ke pantai. Pikiranku waktu itu adalah hamparan pantai dengan pasir putihnya. Well, I’m dead wrong. Ternyata aku diajak ke Pelabuhan Boom (seingatku) yang waktu itu ramai dengan para pengunjung. Dan pantai yang dimaksud adalah pantai di pesisir Banyuwangi yang bersebrangan langsung dengan pulau Dewata. The sand is black. Hancur deh bayanganku.
But the great thing is everything is free there. Yes, gak ada karcis masuk dan gak ada karcis parkir. Gak heran kalau pantai tersebut dipenuhi oleh pengunjung dari daerah setempat. Ada yang datang dengan keluarga, ada yang sekedar pacaran (sebagian besar sih) dan ada yang hanya berolah raga main sepak bola. Suasananya begitu ramai dan menyenangkan.
Udah lama banget aku merasakan suasana kaya begitu dan gratis pula. Something you won’t find in the big city. Coba pantai tadi dipindah ke kota besar maka tidak beberapa lama pasti akan dikomersilkan. Yah semoga pemda setempat bisa menjaga layanan publik tersebut tetap gratis dan kalau bisa memperbaikinya menjadi tempat yang lebih nyaman tanpa harus dikomersilkan.
2 tanggapan so far ↓
nurdin // Maret 11, 2008 pada 21:40 |
wah rom, jare loro kok iso mlaku-mlaku yo….dasar sakit yang aneh. Btw endi kie fotone, gak seru lak gak ono poto-poto ne …
slowgeek // Maret 31, 2008 pada 19:48 |
wah iki kejadiane wis suwe man
kudu duwe camera digital dhisik kie….
potone nyusul nek mrono maneh