Freevo Distro

I’ve been busy for the last few days. Gara2x serangan virus jadinya harus kerja bakti mulai bersihin virus sampe install ulang komputer di kantor 😦 Padahal ditiap komputer sudah pake AVG yang selalu update tiap hari tetep aja kebobolan 😦

Tapi disela-sela itu semua aku sempat research mengenai distro linux yang khusus ditujukan untuk media center menggunakan aplikasi Freevo. Freevo merupakan aplikasi media center, yang menurutku cukup ringan untuk komputer sekelas Pentium 3. Well, ini ada hubungannya dengan OS untuk my fanless “Plastic Box” PC 🙂 Dari hasil research pada om Google, ada 3 distro yang mengkhususkan diri untuk Freevo.

Piren merupakan distro live CD turunan dari Debian. So bagi yang familiar dengan debian this distro is for you 🙂 Baru saja mengeluarkan versi terbarunya yaitu versi 8.2. Dari hasil percobaan pada notebook Lenovo, sebagaimana distro turunan Debian lainnya, deteksi hardwarenya bagus dan boot up nya lumayan cepat. Tapi sayang sekali Piren tidak bisa secara otomatis mounting partisi yang ada. Kita tidak bisa membrowse partisi lain yang berisi file multimedia. Jadi aku tidak bisa mencoba kemampuan Freevo untuk memainkan file-file multimedia yang ada. Dan parahnya lagi tidak disediakan fasilitas mounting secara grafis. So I can’t use Piren for my system now because my multimedia file is on my USB Drive and I really need auto mount function like Geexbox has.

Geexbox merupakan salah satu distro favoritku. Menggunakan Mplayer sebagai frontend-nya, Geexbox merupakan cara yang cepat untuk merubah sebuah PC menjadi sebuah Media Center. Mulai versi 2.x, Geexbox mulai menggunakan Freevo sebagai frontend-nya. Malah versi preview-nya udah bisa dicoba. Dari versi tersebut udah dibisa dibayangkan bagaimana hebat versi releasenya nanti. Tapi sayang sekali development untuk versi 2 tersebut mandeg dikarenakan kurangnya developer. So for now we’re stuck on version 1.x series 😦 I have Geexbox version 1.1 installation on one of my CF as backup if I want to play something fast.

Rekomendasi dari site resmi Freevo. Sayang aku belum sempat download dan mencobanya. Tapi sedikit yang aku tahu bahwa distro ini merupakan turunan dari Mandriva. So it must be nice to play on.

Yang aku butuhkan adalah distro linux kecil, cukup diinstall pada CF 512 MB, yang berisi aplikasi Freevo saja. dari ketiga distro diatas tidak ada yang bikin aku sreg dan manteb menggunakannya. So I was thinking, bagaimana jika aku bikin distro Freevo sendiri. Menggunakan basis Puppy Linux yang ringan dan handal trus install Freevo diatasnya. Buang semua aplikasi yang tidak perlu, sisakan aplikasi GUI untuk konfigurasi system. Tapi belum sempat research lebih jauh mengenai hal tersebut, tiba-tiba aku ada ide yang membuatku meninggalkan linux untuk sementara ini. Apakah itu gerangan ? to be continued……

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s