Searching for My ‘Ideal’ media center Part 2

Nerusin post yg kemaren. Begitu tahu permasalahannya terletak pada permission mounted folder yg di buat otomatis oleh ivman, ada 2 hal yg dpt saya pikirkan. Yang pertama, there’s gotta be some way to make ivman to set permission for every folder it’s created. So, saya cari settingnya pada file xml milik ivman di /etc/ivman. Ada satu setting yaitu ttg umask yang defaultnya bernilai ‘007’ yang mungkin berhubungan dgn masalah perijinan ini. Hmmm, ternyata dugaanku benar, umask mmg ada berhubungannya. Tanpa riset lebih lanjut lgs aku ganti aja menjadi ‘777’ dgn harapan semua user diijinkan untuk mengakses, perkiraaan saya setting umask=chmod. Ternyata tetep gak bs 😦 Sempet saya tanyakan ama temen2x Assistant Lab di kantor, ternyata mereka jg gak familiar. Googling bentar akhirnya semua jd jelas. Umask kebalikan dari chmod, jd nilai yg seharusnya adalah ‘000’. Reboot lagi tapi tetep gak bisa 😦

Karena udah mulai bosan ama hal spt ini, saya putuskan melakukan cara kedua. Bikin autologinnya menjadi user root, jd apapun yg diset ivman pasti bisa dibaca. The problem is, taruh dimana setting autologin nya ? Akhirnya aku ubek2x yg namanya /etc, semua file yg sekiranya berhubungan autolgin saya baca semua. Mulai file inittab sampai file dan direktori rc dan temen2xnya. Tetep gak nemu 😦 akhirnya saya coba set autologin pake MCC dan ternyata malah paket autologin tdk terinstall. Heeeh, lha selama ini saya autologin pake apa ? Ok, saya turuti permintaanya, install paket autologin nya. Trus saya pilih user root kemudian reboot. Tp apa yg terjadi, tetep aja login pake user live 😦 And then I gave up, I don’t want to spend more time for something that should running out of the box…

Well, Saya tidak mengira hanya untuk sebuah Media Center dengan fitur yg sederhana saja menghabiskan waktu dan tenaga sebanyak ini. Udah gitu gagal pula 😦 Positifnya, saya skr jd lebih tahu proses internal booting Linux. Akhirnya saya putuskan untuk tetep memakai GeexBox dan istri saya harus bisa menerima tampilan UI GeexBox yang terlalu sederhana tersebut 🙂 Using GeexBox everything work since the first time I installed it to CF.

Tapi terus terang saya masih penasaran mengenai Freevo. Maybe another time or another project…

Iklan

One thought on “Searching for My ‘Ideal’ media center Part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s